Tetapi Nugroho tidak berhati batu sebagaimana yang kita duga. Ia bisa dengan mudah melembut. Ia menjadi syahdu bukan karena keindahan kalimat-kalimat kutbah, melainkan kejadian nyata. Tuhan tidak ada dalam kata-kata, Ia ada di airmata.
Pelanggan mana yang perlu dipertahankan? Big fish, pelanggan dengan omset besar namun serakah, atau pelanggan ecek-ecek alias small nut saja? Para konsultan Wall Street mungkin menyarankan kita mempertahankan big fish dan melepas small nut. Tapi anak-anak Oom Ale punya jawaban sendiri.
Kata seorang supir taxi, “Hati kita tidak sabar pak. Inginnya semua serba cepat. Itu karena makanan kita dibuat serba cepat. Mie instan. Telor ayam ternak. Daging ayam boiler. Semuanya hasil produksi serba cepat. Makanan kita tidak baik. Itu yang membuat hati kita juga tidak baik. Mudah emosi. Kurang tabah. Kurang sabar.”
Pilihan pertama saya jatuh pada Eifell “Labyrinth Of Love”, Black Stocking “This October”, Coffe Reggae Stone “Demon”. Selanjutnya, saya mengiyakan semua band dan nomor yang terkompilasi di sini. Album yang menyenangkan, menumbuhkan optimisme bahwa kita tetap pada jalur kreativitas yang tak pernah kering.

.
PD: Wajar Kepuasan Masyarakat Terhadap SBY Naik dan Turun
Namanya mempermainkan perasaan orang
.
Archive for Cak Koplak »Bertanya pada hujan
malam ke dua puluh tujuh
inikah rimis seribu gerimis?

Archive for ... debu tebu Toelangan ... »Wordpress Theme: Arthemia Premium
Illustration: FotoSearch.com
Average blog rating:
3.6
243 votes cast for 139 posts

